Pelatihan Water Rescue Bagi Potensi SAR Di Kabupaten Tambrauw


SORONG - Peningkatan pelayanan SAR kepada masyarakat sangat dituntut baik secara kuantitas maupun kualitas. Pada perkembangan pelaksanaannya, penyelenggaraan SAR tidak hanya terbatas pada musibah pelayaran dan atau penerbangan saja, tetapi juga penanggulangan terhadap bencana dan musibah lainnya. Dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya musibah penerbangan, pelayaran, maupun musibah lainnya diperlukan kesiapan di bidang pencarian dan pertolongan baik segi sarana prasarana, peralatan SAR maupun sumber daya manusia yang berkualitas, Kantor SAR Sorong melaksanakan pelatihan Water Rescue bagi potensi SAR di mana Basarnas mempunyai tugas melaksanakan pembinaan, pengkoordinasian, dan pengendalian potensi SAR dalam pelaksanaan Operasi SAR.

Adapun tema kegiatan tersebut, "Melalui Pelatihan Water Rescue Bagi Potensi SAR Kabupaten Tambrauw Kita Tingkatkan Kemampuan Tenaga Rescue Guna Mendukung Pelaksanaan Operasi SAR. Kegiatan yang diikuti 28 peserta dari tiap-tiap instansi yang berpotensi SAR dilaksanakan mulai 25-28 November 2013 di Sausapor, Kabupaten Tambrauw. Direktur Bina Ketenagaan dan Permasyarakatan SAR Marsekal  Pertama TNI Suyadi Bambang Supriadi resmi membuka kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan tifa, Senin (25/11) pukul 09.00 WIT.

Dalam sambutannya ia mengatakan semua potensi harus ikut serta dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia yang unggul. "Apa yang dimaksud di sini adalah  bagaimana kita membentuk manusia tim operasional rescuer yang dapat membantu orang lain dalam kesusahan artinya bahwa program kerja yang kita jalankan adalah bagaimana kita melaksanakan pertolongan penyelamatan jiwa manusia dalam pelayaran maupun penerbangan ataupun bencana alam atau hal-hal yang tidak dapat dihindari sehingga timbul kecelakaan. Inilah rescuer yang harus kita kembangkan di daerah sehingga semua aparat yang terkait, baik itu pemerintah maupun sipil bisa bersama-sama dengan kami untuk membangun suatu potensi sinergi dalam menciptakan pertolongan, penyelamatan. Kita memberikan pembekalan d Kabupaten Tambrauw ini sebagai awal potensi SAR sehingga bisa melaksanakan tugas dengan baik," paparnya.

Materi yang diberikan instruktur dibagi menjadi kelas dan aplikasi lapangan. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan yang berlangsung selama 4 (empat) hari itu selesai pada hari Kamis dan di tutup oleh  Aisten I Bupati Tambrauw Harun Musa Bonepai Spd, Msi.  Adapun sambutan Bupati yang dibacakan dalam penutupannya yaitu menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Basarnas Kantor SAR Sorong dan seluruh peserta pelatihan SAR, bagi potensi SAR yang telah menempuh serangkaian kegiatan pelatihan SAR. “Pelatihan SAR ini merupakan bentuk pembelajaran awal, harapan saya setelah menyelesaikan program pelatihan ini para peserta nantinya akan memiliki sikap mental sebagai potensi SAR di bidang kemanusiaan dan mampu mengaplikasikan seluruh teori dan keterampilan yang telah didapat selama pelatihan sehingga bisa dibutuhkan pada saat terjadi musibah dan bencana yang terjadi khususnya di Kabupaten Tambrauw ini, terangnya. Penutupan disertai dengan pemberian surat keterangan kepada seluruh peserta. (Fat)



Kategori General Artikel .
Pengunggah : author
30 November 16:33 WIB